BANDUNG – Babinsa Desa Neglasari, Koptu Riki Nanda, melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi siswa MA Syarif Hidayatullah di Desa Neglasari, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu (7 Januari 2026). Kegiatan ini bertujuan membangun jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta memperkuat karakter generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi yang efektif, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pentingnya memiliki sikap tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan semangat.
Kepala MA Syarif Hidayatullah, Popon, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Babinsa dalam memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, kegiatan LDKS menjadi sarana yang efektif untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, dan rasa cinta tanah air.
Babinsa Desa Neglasari, Koptu Riki Nanda, mengatakan bahwa pembinaan kepada generasi muda merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
«"Melalui LDKS ini kami ingin menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan kepada para siswa. Harapannya, mereka mampu menjadi generasi penerus yang berintegritas, berakhlak mulia, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara, " ujar Koptu Riki Nanda.»
Salah seorang peserta LDKS mewakili siswa MA Syarif Hidayatullah mengaku memperoleh banyak pengalaman dan motivasi selama mengikuti kegiatan.
«"Kami merasa lebih percaya diri dan memahami arti seorang pemimpin yang baik. Materi yang diberikan Babinsa sangat bermanfaat untuk diterapkan di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, " ungkapnya.»
Sementara itu, Danramil 0902/Sindangkerta, Kapt. Arh. Asep Suhendi, S.E., menegaskan bahwa pembinaan karakter generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara TNI dan dunia pendidikan.
«"Pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas, " tegasnya.»
Senada dengan itu, Dandim 0609/Cimahi, Letkol Inf. Ratno, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di lingkungan pendidikan merupakan implementasi pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat karakter kebangsaan generasi muda.
«"Kami berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, " katanya.»
Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., menambahkan bahwa sinergi TNI dengan lembaga pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.
«"Generasi muda adalah aset bangsa. Oleh karena itu, pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan harus terus diperkuat agar mereka siap menghadapi tantangan di masa depan, " ujarnya.»
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif.
«"Kodam III/Siliwangi akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, memiliki semangat kebangsaan, serta siap menjadi pemimpin yang bertanggung jawab demi kemajuan Indonesia, " tegas Pangdam.»
Kegiatan LDKS berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat. Diharapkan, kegiatan ini mampu membentuk peserta didik yang memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta karakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.(PERS)

Updates.